Penandatanganan MoU Kebidanan UNISSULA Dengan BKKBN

Dalam rangka penguatan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai usaha mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah melakukan kerja sama dengan Prodi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Farmasi Universitas Islam Sultan Agung Semarang tentang Intensifikasi Kompetensi Pelayanan Kontrasepsi pada Mahasiswa. Prodi Kebidanan UNISSULA dengan predikat akreditasi UNGGUL merupakan salah satu institusi pendidikan yang di tunjuk Perwakilan BKKN Jateng untuk melakukan Pelatihan Pre Service Pelayanan KB.

Kerjasama tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Perwakilan BKKBN Jawa Tengah dengan Prodi Kebidanan UNISSULA. Dari pihak pertama BKKBN langsung ditandatangani oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Eka Sulistia Ediningsih, SH, sedangkan dari pihak kedua UNISSULA, ditandatangani oleh Kepala Program Studi Kebidanan Rr. Catur Leny Wulandari, S.SiT., M.Keb, bertempat di UNISSULA Semarang, Selasa, 4 Juni 2024. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada kegiatan Peluncuran Pelayanan Keluarga Berencana (KB) secara Serentak untuk mensukseskan Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA) dalam Rangka Hari Keluarga Nasional ke-31 Tahun 2024.

Ruang lingkup kesepahaman tersebut meliputi kegiatan Konseling dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) serta promosi program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi; Kegiatan pendidikan sebelum mahasiswa mendapat tugas sebagai SDM kesehatan dalam memberikan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang berkualitas bagi masyarakat; Penyediaan sarana pelayanan program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang difasilitasi Prodi Kebidanan UNISSULA sebagai bentuk implementasi kegiatan intensifikasi kompetensi pelayanan kontrasepsi pada mahasiswa.

Kepala Perwalikan BKKBN Eka Sulistia Ediningsih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesepahaman Bersama ini dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian institusi pendidikan akan pentingnya Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting. Disamping itu juga untuk mensinergikan sumber daya yang ada pada semua pihak yang didasarkan asas saling membantu, saling mendukung sesuai peraturan perundang-undangan. Hal ini agar dapat mengembangkan sumber daya manusia yang berkontribusi pada Program “Bangga Kencana” dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Beliau berharap kerjasama ini dapat bermanfaat untuk pengembangan ilmu kebidanan.

Ka Prodi Kebidanan UNISSULA, Rr. Catur Leny Wulandari turut memberikan sambutan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah yang sangat penting bagi Kebidanan UNISSULA dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut serta memberikan kontribusi yang signifikan sesuai dengan tujuan bersama yang tertuang dalam MoU. “Kami berharap MoU ini dapat segera di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran di tahap sarjana kebidanan dan tahap profesi bidan guna mencapai tujuan yaitu menciptakan “Keluarga Berkualitas menuju Indonesia Emas 2045”. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan UNISSULA secara bertahap dapat ikut serta dalam program-program yang dicanangkan oleh BKKBN Pusat atau Provinsi melalui Tridarma Perguruan Tinggi, salah satunya dapat berkontribusi menurunkan angka kejadian Stunting di Indonesia.